Dosen dan Mahasiwa Biologi FST UIN STS Jambi Melakukan Penelitian Pemanfaatan Tanaman Obat oleh Suku Melayu dan Jawa di Sarolangun

4. Pemanfaatan tanaman obat oleh suku melayu dan jawa di desa bukit peranginan kecamatan mandi angin kabupaten serolangun (1)

Mahasiswa dan dosen Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin Jambi melaksanakan penelitian berjudul “Pemanfaatan Tanaman Obat oleh Suku Melayu dan Jawa di Desa Bukit Peranginan Kecamatan Mandiangin Kabupaten Sarolangun.” Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai jenis tanaman obat yang dimanfaatkan oleh masyarakat serta mengetahui cara pengolahan dan penggunaannya dalam pengobatan tradisional.
Penelitian tersebut dilakukan oleh mahasiswa Try Susanti, Rahma Annisa, dan Nisma Hariyanti Ritonga bersama dosen Aini Qomariah Manurung. Kegiatan ini merupakan bagian dari penelitian di bidang etnobotani yang mengkaji hubungan antara masyarakat dengan pemanfaatan tumbuhan di lingkungan sekitarnya.
Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung serta wawancara dengan masyarakat dari suku Melayu dan Jawa yang tinggal di Desa Bukit Peranginan. Informasi yang dihimpun meliputi jenis tanaman obat yang digunakan, bagian tanaman yang dimanfaatkan, cara pengolahan, serta jenis penyakit yang dapat diobati menggunakan tanaman tersebut.
Penelitian ini diharapkan dapat mendokumentasikan pengetahuan lokal masyarakat yang telah diwariskan secara turun-temurun dalam pemanfaatan tanaman obat. Selain itu, hasil penelitian juga diharapkan dapat menjadi sumber informasi ilmiah mengenai potensi tanaman obat tradisional yang ada di daerah Jambi.
Melalui kegiatan penelitian ini, Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin Jambi terus mendorong kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam pengembangan penelitian yang berkaitan dengan keanekaragaman hayati serta kearifan lokal masyarakat. Penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta pelestarian sumber daya alam dan budaya lokal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *