Jambi, 23/07/2024 – Ketua Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi UIN STS Jambi melaksanakan kegiatan benchmarking ke Departemen Biologi FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta pada Rabu (23/07). Kegiatan benchmarking dihadiri langsung oleh Ketua Program Studi Biologi FST UIN STS Jambi (Bayu Kurniawan, S.Si., M.Sc) disela kunjungannya ke Yogyakarta.
Tujuan dari kegiatan benchmarking ini adalah untuk memperoleh informasi terkait pemberlakuan kurikulum dan program MBKM serta kegiatan tri dharma di Departemen Biologi FMIPA UNY lainnya.
Bayu Kurniawan, S.Si., M.Sc menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nyata untuk pembenahan layanan akademik di Program Studi Biologi FST UIN STS Jambi. “Kami ingin mendapatkan gambaran menyeluruh tentang praktik terbaik di Departemen Biologi FMIPA UNY agar dapat memperbaiki aspek-aspek tertentu di program studi kami,” katanya.
Kunjungan kami sangat diterima dengan hangat di Departemen Biologi FMIPA UNY. Sesi diskusi bersama pimpinan Departemen Biologi FMIPA UNY (Dr. Anna Rahmawati, M.Sc) termasuk yang turut serta hadir Sekretaris Departemen Biologi FMIPA UNY (Dr. Evy Yulianti, S.Si., M.Sc.) dan tim MBKM Departemen Biologi FMIPA UNY yang memberikan pemahaman mendalam tentang manajemen pendidikan di tingkat prodi serta bagaimana program MBKM dijalankan. Selain itu, kegiatan ini juga untuk mensosialisasikan visi keilmuan Program Studi Biologi FST UIN STS Jambi.
Selain itu, menurut Bayu, implementasi dari kunjungan ini akan segera direalisasikan terutama dalam pertukaran dosen menjadi review jurnal di masing masing prodi serta mengisi kegiatan akademik lainnya. Hasil dari kegiatan benchmarking ini akan menjadi landasan penting untuk pembenahan manajemen Program Studi Biologi FST UIN STS Jambi. “Kami berharap dapat mengimplementasikan praktik-praktik terbaik yang ditemukan di Departemen Biologi FMIPA demi meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat Program Studi Biologi FST UIN STS Jambi,” ungkapnya.
Kegiatan benchmarking ini juga mencerminkan kolaborasi yang erat antarprodi dalam satu rumpun ilmu sehingga menghasilkan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Implementation Agreement (IA). Ini adalah langkah konkret dalam memberikan layanan pendidikan terbaik bagi masyarakat dan meningkatkan eksistensi program studi biologi di tingkat nasional maupun internasional